Bumi Resources Tbk, atau lebih dikenal dengan BUMI adalah saham yang fenomenal, bisa dibilang salah satu indikator IHSG. Hampir tiap hari selalu no 1 top value, selisih dengan yang dibawahnya bisa sangat jauh. Saham mana lagi yg dalam sehari nilai total transaksinya bisa sampai 3 Trilyun lebih.
BUMI ini menjadi fenomenal karena pergerakan sahamnya senantiasa menjadi sorotan serta begitu menghipnotis seluruh bursa efek. Kalo BUMI Naik BEI naik dan sebaliknya BUMI turun, BEI pun ikut ikutan turun, sehingga membahas BEI rasanya tidak lengkap kalau tidak melihat BUMI.
Buat yang berjiwa spekulatif saham ini wajib dimiliki, dijamin pasti ada naik turunnya & fluktuasinya cepat karena tiap hari nilai transaksi besar. Banyak yg suka BUMI bukan karena perusahaan batubara atau investasi, tapi karena pergerakanya yang seru bak rollercoaster sehingga banyak yg meraih untung dari pergerakanya dibanding saham sejenis. Yang lain mesti nunggu digoreng, itupun habis digoreng kadang sepi lagi sehingga kurang menarik. Kalau chicken disaranin gak usah main saham ini, karena berada didaerah sensitif “rawan gempa” apakah gempa politik, gempa issue, dll
Saya yakin hedge fund asing manapun kalau main saham di indonesia tidak mungkin melewatkan BUMI, mereka yg sekali main puluhan atau bahkan ratusan milliar, kalau saham lain susah mau jual dengan nilai segitu.
Memang sekarang isu BUMI sedang jelek sekali, kebanyakan utang, beban bunga selangit. Bayangkan saja utangnya mencapai US$1,5 milyar dengan bunga 12% / tahun, padahal seharusnya suku bunga USD sangat kecil. Untuk bayar bunganya saja 1 trilliun lebih/tahun. Tapi sisi positifnya expansi terus, kalau harga komoditas tambang naik saham ini bisa terbang lagi. Misalnya nanti ada kabar ternyata utangnya dibelikan tambang emas bukan nggak mungkin harga bisa tembus ke 4000 lagi, hopefully itu terjadi, soalnya kalo BUMI naik gila-gilaan, saham2 lain juga bisa terkerek naik. Mengenai apakah BUMI bisa kembali ke highestnya di 8000an, semoga sebelum 2012 sudah kesampaian. Nggak lucu dong kalo misalnya beneran KIAMAT 2012 tapi masih nyangkut di BUMI
DISCLAIMER ON